kali ini sy akan melanjutkan kisah sy yg ini :http://rizkymoedjijo.blogspot.co.id/2014/03/cerita-akhir-maret.html
di blog di atas aku tuliskan klo ak ga bisa wisuda april 2009, stlh 6 tahun br ALLAH menunjukkan hikmah yg tersembunyi mengapa aku harus wisuda Juli..
yaaaaa krn aaahh aku menuliskannya sambil berbunga2 .. nanti sj yaaaa bersambung kembali .. :)
Selasa, 10 November 2015
Selasa, 09 Juni 2015
kadang mikir kaya gini, setelah baca ini agak plong selamat ulang tahun rizky
KETIKA ENGKAU MENIKAHI SEORANG ISTRI DARI KELUARGA YANG TIDAK SEMPURNA…
Ketika kau memutuskan untuk menikahi seorang perempuan dengan latar belakang keluarga yang tidak sempurna, barangkali akan ada beberapa orang yang mempertanyakannya. Mungkin orangtua atau orang-orang terdekatmu. Apakah kamu serius dengan keputusan itu? Sudahkah kamu memikirkan semuanya? Tidakkah kamu takut rumah tanggamu akan berjalan tidak baik-baik saja?
Dan ketika kamu teguh dengan keputusan itu, bahkan calon istrimu sendiri mungkin meragukannya: Apakah kau tak akan menyesal di kemudian hari?
Aku mengalami semua itu. Aku pernah mendapatkan pertanyaan-pertanyaan semacam itu. Hari ini, aku ingin menjawab dan menjelaskan semuanya…
Ketika kau mengenal seorang perempuan dengan latar belakang keluarga yang tidak sempurna, barangkali kau baru saja bertemu dengan perempuan dengan kemampuan menghadapi persoalan di atas rata-rata. Ia tumbuh dengan perjuangan untuk selalu bisa tersenyum di hadapan semua orang, berusaha tampak biasa-biasa saja, meskipun ada sesuatu yang menghantam-hantam dari dalam dirinya. Ia mungkin sering menangis, tetapi bukan untuk sesuatu yang remeh-temeh. Air matanya terlalu berharga untuk menangisi hal-hal sepele yang bisa ia atasi dengan cara dan usahanya sendiri. Ia menangisi sesuatu yang barangkali jika semua itu terjadi kepadamu, kau tak akan pernah bisa menahannya. Ia menangisi sebuah kehilangan.
Apa yang hilang dari dirinya? Barangkali masa kecil dan kebahagiaan yang semestinya mewarnai semua itu. Barangkali rasa bangga yang tetiba diruntuhkan oleh ketidakadilan yang entah mengapa harus menimpa dirinya. Ia menyaksikan kehancuran rumah tangga orangtuanya pada usia yang telalu muda. Barangkali ia harus mendengarkan kekecewaan ibunya sendiri tentang ayah yang dicintainya. Barangkali ia harus menerima kenyataan bahwa cinta bukan satu-satunya syarat untuk mempertahankan semuanya. Pada saat bersamaan, ia harus menutup telinga dari pembicaraan buruk orang-orang tentang keluarganya. Ia dipaksa nasib untuk menjadi dewasa sebelum waktunya.
Tetapi, kedewasaan itulah yang membuatnya menjadi pribadi yang kuat. Ia selalu punya cara untuk terlihat biasa-biasa saja di tengah hal-hal buruk yang sedang dihadapinya. Ia tetap bisa tersenyum saat orang lain terlalu lemah untuk bersikap baik-baik saja. Bayangkan, ia membangun semua sistem pertahanan dan rasa percaya diri itu selama bertahun-tahun?
Hari-hari pertama setelah kau menikahi perempuan itu, semuanya akan terasa mudah bagimu. Kau pikir, ia tak perlu banyak waktu untuk belajar menjadi istri yang baik buatmu. Ia begitu menghormatimu. Ia pandai menempatkan diri. Ia begitu pengertian dan penuh kasih. Meski mungkin kau tidak tahu bahwa sebenarnya ia menjalankan semua itu dengan penuh rasa takut dan khawatir. Ia takut hal-hal buruk yang terjadi pada orangtuanya terulang lagi pada dirinya. Ia dihantui rasa khawatir untuk melakukan kesalahan-kesalahan yang mungkin bisa mengembalikan lagi kesedihan yang bertahun-tahun berusaha dikubur di kedalaman perasaannya. Ia menjaga semuanya untuk kebahagiaanmu, untuk kebahagiaannya sendiri, untuk kebahagiaan kalian berdua.
Bulan demi bulan berlalu, kau selalu terpesona dengan keterbukaanya tentang segala sesuatu. Ia terlatih untuk jujur pada dirinya sendiri, sehingga tak memiliki apapun lagi untuk dirahasiakan darimu. Ia bisa dengan mudah menceritakan hal-hal buruk yang pernah menimpanya atau kekurangan dirinya, ia menceritakan apapun tentang keluarganya, ia ingin kau melihat dan mencintainya apa adanya.
Barangkali ia juga sering bersedih, meski mungkin kau jarang mengetahuinya. Ia terbiasa menggigit bagian dalam bibir bawahnya saat kau menceritakan tentang keluargamu: Ayahmu yang lucu, ibumu yang lugu, adik-adikmu yang nakal, atau tradisi liburan keluarga yang bertahun-tahun kau miliki dengan penuh kebahagiaan. Ada perasaan asing yang mengalir dalam dirinya ketika kau menceritakan semua itu. Rasa asing yang mungkin akan membuatnya tidak nyaman, cemburu, marah, atau segala sesuatu di antara semua itu.
Maka ia mulai mencintai ibumu seperti ibunya sendiri, ia akan menghormati ayahmu seperti ayahnya sendiri, ia menjadikan keluargamu sebagai pelabuhan bagi semua mimpinya tentang rumah cinta dan tangga ke surga. Tahun-tahun berikutnya, ketika kalian dikarunia anak-anak, ia akan selalu berusaha menjadi ibu yang sempurna bagi mereka. Ia tak ingin, dan tak ingin, dan tak pernah ingin anak-anaknya mengalami sesuatu yang sama yang pernah ia alami. Dalam daftar prioritas hidupnya, ia tulis hal-hal yang tak akan mengecewakanmu: cinta, kasih sayang, kejujuran, kesetiaan. Hal-hal yang dari semua itu ia letakkan fondasi untuk sesuatu yang kelak kalian akan sebut sebagai ‘rumah’—tempatmu bertolak sekaligus kembali, tempat kalian akan melewati semuanya bersama-sama.
Demikianlah, ketika kau menikahi seorang istri dari keluarga yang tidak sempurna, barangkali kau telah menikahi seorang perempuan terbaik di dunia… Perempuan yang dengan segala ketidaksempurnaan yang dimilikinya, akan menyempurnakan segala sesuatu yang ada pada dirimu dan semua hal di sekelilingmu.
Ketika kau melihat seorang perempuan dari masa lalu yang tidak sempurna, kau tengah melihat seorang perempuan hebat dengan seluruh keajaiban yang ada dalam hidupnya.
….
….
Selamat ulang tahun, istriku. Hari ini usiamu genap 28 tahun. Terima kasih karena engkau telah terlahir ke dunia ini. Terima kasih karena telah mengajariku segala hal yang tak mungkin kudapatkan lagi dari orang lain selain kamu. Terima kasih karena telah menjadi dirimu sendiri.
Selamat ulang tahun, Rizqa…
Melbourne, 9 Juni 2015
FAHD PAHDEPIE
*PS. Baca kisah-kisah saya dan Rizqa yang lainnya di buku 'Rumah Tangga'. Silakan PO ke: gita.romadhona@pandamedia.co.id
Selasa, 17 Februari 2015
congratz sayangkoe
http://sttl-ylh.ac.id/id/
sampe ngga bisa berkata2...
rasa syukur tak terkira kpd ALLAH dan rasa bangga luar biasa ketika melihat adik kelas sukses mendapat homebase...tanpa ada koneksi atau bantuan dr pihak manapun, kecuali ALLAH dan doa orang tua serta keluarga yang ngga putus...alhamdulillah keterima di Jogja dan insya ALLAH dekat dg calon suamimu satu kota....
selamat sayang, mbak bangga sm km dek, itulah buah dr kerja kerasmu melamar kesana kemari...siapa yg nyangka kl STTL berubah jd ITY dan mbuka prodi baru...kisahmu sama plek seperti mbak...
BigHug dear....
sampe ngga bisa berkata2...
rasa syukur tak terkira kpd ALLAH dan rasa bangga luar biasa ketika melihat adik kelas sukses mendapat homebase...tanpa ada koneksi atau bantuan dr pihak manapun, kecuali ALLAH dan doa orang tua serta keluarga yang ngga putus...alhamdulillah keterima di Jogja dan insya ALLAH dekat dg calon suamimu satu kota....
selamat sayang, mbak bangga sm km dek, itulah buah dr kerja kerasmu melamar kesana kemari...siapa yg nyangka kl STTL berubah jd ITY dan mbuka prodi baru...kisahmu sama plek seperti mbak...
BigHug dear....
Senin, 16 Februari 2015
suamiku dan anakku
Mungkin, sama sekali gak bermaksud untuk pamer, nge hak i, menjelaskan pada semua orang, kalo kita sudah bersuami atau sudah mempunyai anak bahkan sampe dua tiga atau lima. Jika kita punya kawan atau saudara yang belum bersuami atau belum pny anak setidaknya sedikitlah punya rasa simpati, apalagi teman tersebut sudah sangat dekat dengan kita biasanya kan teman tsb tahu to nama suami kita...
eh sbentar yaaa aku balas bbm dr suamiku...
atau aku makan dirumah yaa,,, papanya anak2 sudah nunggu
atau waduuhh minggu ngga bisa hubbiku jadwalnya pulang kalo wikend..
bisalah kita nyebutnya
eh sbentar yaaa aku balas bbm dr mas wawan
atau aku makan dirumah yaa,,, mas antok sudah nunggu
atau waduuhh minggu ngga bisa mas wahid jadwalnya pulang kalo wikend..
cobaaaa... sedikit empati lah kl yg diajak ngomong itu jomblo....
atau,,
sri, maaf yaa aku ngga bs nemenin makan siang krn aku hrs jemput anakku dl di sekolahnya ...
padahal yg namanya sri itu udah 4 tahun blm pny anak
cb gimana perasaanmu kalo jadi sri....
ni brsan kejadian
eh si ita hamil ya..
engga koq dia gendut aja
jangan bilang siapa2 ya mohon doanya... dia malah habis divorce
ohh kirain hamil...
aku malah pgn hamil lgi kl lihat org hamil.. tp gimana yaaa.. udah 2x caesar nih..
dan loe bayangin aja,,,
loe baru aja cerita sedih ttg sahabat loe yg abis divorce dg anak 1 suaminya entah kemana dan loe jomblo... trs orang yg loe ajak ngomong malah bilangnya kaya gitu... ngga punya empati sama sekali....
sama sekali... blasss...
trs apa yg loe lakuin...
gak bales wa nya...
END....
eh sbentar yaaa aku balas bbm dr suamiku...
atau aku makan dirumah yaa,,, papanya anak2 sudah nunggu
atau waduuhh minggu ngga bisa hubbiku jadwalnya pulang kalo wikend..
bisalah kita nyebutnya
eh sbentar yaaa aku balas bbm dr mas wawan
atau aku makan dirumah yaa,,, mas antok sudah nunggu
atau waduuhh minggu ngga bisa mas wahid jadwalnya pulang kalo wikend..
cobaaaa... sedikit empati lah kl yg diajak ngomong itu jomblo....
atau,,
sri, maaf yaa aku ngga bs nemenin makan siang krn aku hrs jemput anakku dl di sekolahnya ...
padahal yg namanya sri itu udah 4 tahun blm pny anak
cb gimana perasaanmu kalo jadi sri....
ni brsan kejadian
eh si ita hamil ya..
engga koq dia gendut aja
jangan bilang siapa2 ya mohon doanya... dia malah habis divorce
ohh kirain hamil...
aku malah pgn hamil lgi kl lihat org hamil.. tp gimana yaaa.. udah 2x caesar nih..
dan loe bayangin aja,,,
loe baru aja cerita sedih ttg sahabat loe yg abis divorce dg anak 1 suaminya entah kemana dan loe jomblo... trs orang yg loe ajak ngomong malah bilangnya kaya gitu... ngga punya empati sama sekali....
sama sekali... blasss...
trs apa yg loe lakuin...
gak bales wa nya...
END....
Langganan:
Postingan (Atom)