Kajian Kemuslimahan Al Bahrain FPIK UNDIP , 15 Nov 2013
Gd C FPIK lt2
MENJADI MUSLIMAH YANG AKTIF DI KAMPUS
“ Dan orang-orang yang beriman laki-laki dan
perempuan, sebagian mereka adalah menjadi penolong bagi sebagian yang lain.
Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar,
mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka ta’at kepada Allah dan Rasul
Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah, sesungguhnya Allah Maha perkasa
lagi Maha Bijaksana. “ (Q.S At Taubah : 71)
Ayat di atas dengan
jelas menggambarkan peran yang seimbang antara laki-laki dan perempuan dalam menunaikan
da’wah. Keduanya terlibat dalam suatu sistem amal jama’I, saling menguatkan di
antara mereka dalam kebaikan. Keterlibatan akhawat muslimah dalam da’wah
bukanlah pada mihwar tertentu, tetapi pada seluruh mihwar da’wah. Akhawat
muslimah adalah pelaku da’wah yang tidak dapat dipisahkan dengan laki-laki.
Sesuai
yang disabdakan Muhammad Rasulullah bahwa “Wanita adalah tiang Negara !”.
Hancur atau majunya suatu Negara tergantung bagaimana kondisi perempuan yang
ada di dalamnya.
Seorang
penyair bahkan mengatakan bahwa seorang
ibu ibarat sekolah, apabila kamu siapkan dengan baik. Berarti kamu menyiapkan
satu bangsa yang harum namanya.
orang
bijak banyak yang mengaitkan keberhasilan para tokoh dan pemimpin dengan peran dan bantuan kaum wanita lewat ungkapan
“Dibalik keberhasilan setiap pembesar, ada wanita!” Tidak dapat dipungkiri bahwa ibu adalah
madrasah pertama bagi putra-putrinya yang akan meneruskan tongkat estafet
peradaban ini. Tidak heran jika muncul ungkapan, dibalik kelembutan seorang wanita ia bisa mengayunkan buaian di tangan
kanan dan mengguncang dunia dengan tangan kirinya. Namun, kesadaran akan
hal tersebut belum dimiliki oleh para perempuan secara umum dan para muslimah
pada khususnya. Ã (sumber
internet, lupa webnya …heee)
RANGKUMAN MATERI
Berikut beberapa hal dari 99 cara di buku mbak Keisya yang bisa daplikasikan di dunia Kaampus
PERAN MAHASISWA MUSLIMAH DI KAMPUS
1.
Rajin
menghadiri majelis ilmu (dalam hal ini kuliah rajin à tidak bolos SAMA SEKALI karena
adgenda apapun) (hal 116), keuntungan beilmu :
§
Mengamalkan
kehidupan perintah ALLAH dan mengambalkan kehidupan Rasulullah serta mencontoh
salafus shaleh
§
Mendapatkan
ketenangan
§
Mendapatkan
rahmat
§
Dipuji
ALLAH dan para malaikat
§
Mengambil
1 jalan utk mendapatkan warisan para rasul
§
Mendapatkan
ilmu
Perkara2 yg bs dilakukan dlm
menuntut ilmu
§
Ikhlas
: tanpa riya, tanpa pamer, tanpa keinginan dipuji oral, meluruskan niat
§
Bersemangat
: kesunggugan tanpa merasa lelah, tanpa bosan, bukan banyaknya apa yag
dikerjakannya namun kualitasnya.
§
Mencatat
: agar memudahkan dalam memahami dan mengingat apa yang disampaikan oleh
dosen/guru/ ustadzah
·
Adab
menerima ilmu : jangan membeberkan berita buruk tentang ilmu yg diterima (Ibnu
Zam)
·
QS
Ali Imran (3) : 179
·
Rasulullah
SAW pernah menganjurkan untuk menghadiri majelis ilmu, dengan sabdnya “ jika
kalian melewati taman surga maka berhentilah, “Mereka bertany apakah taman surga
itu? “Beliau menjawab “Halaqah dzikir (Majelis Ilmu)”. HR Turmudzi)
2.
Berusaha
mengenal potensi dirinya (berorganisasi)
Percaya diri, istiqomah, membina
(tarbiyah dzatiyah), pentaan kematangan pribadi, melatih pola pikir, menyatukan
sinergitas (sbg anak, bg aktivis, sbg teman, sbg mahasiswa)
Cara berorganisasi à menyibukkan diri dalam hal yang
positif :
§
Masuk
dalam organisasi
§
Menjadi
inisiator
§
Menularkan
virus sbg aktivis
§
Tidak
menyodorkan diri sbg pemimpin tp tidak menolak jk diberi amanah
§
Hindari
mencari kambing hitam
§
Membina
pola piker islami
§
Menghindari
konflik
§
Berpegang
teguh pd prinsip yg benar
3.
Pandai
mengatur waktu (hal 130)
§
Masa
lalu (Al Ashr 103)
§
Masa
sekarang : Al Baqarah 286 Allah tidak membebani kaum muslimin melainkan dg
kesanggupannya
§
Waktu
mendatang : (QS Luqman 31 :34)
·
menyusun
rencana (niat, tujuan, rencana cadangan, rencana realisitis, disiplin,
sempurnakan dg beramal)
·
focus
terhadap hal yang sedang dilakukan
·
membuat
dan memvisualisasikan mimpi
4.
Menjadi
pribadi yang tangguh dan pantang mengeluh 135
Sadar akan kemampuan diri, bahwa kit
abs menyelesaikan semua amanahNya, mencontoh gaya hidup orang2 sukses.
§
Proses
pengembangan pribadi membuat jadi baik
§
Yang
sudah baik jadi lebih baik
§
Pribadi
yang tangguh dan pantang menyerah
PASTI BISA
5.
Belajar
mengembangkan bakatnya 147
§
Keahlian
: mempelajari sesuatu yg baru
§
Ketertarikan
: passionnya dimana?
§
Kepuasan
: hal2 yang membuat kita senang / puas ketika mengerjakan sesuatu
§
Kebiasaan
: hal yang hampir tak disadari bisa mjd ketrampilan yg bs diasah
QS Ar Rum (30) :30
6.
Mahasiswa
yang hormat pd dosennya/guru/ustadzahnya 166
§
menuruti
perintah dan nasihat
§
Mengambil
hal2 positif dari kisah hidup mereka di masa lalu utk menambah semangat
§
Menghormati
§
Tidak
membantah
§
Berterimakasih
§
Menunjukkan
adab terhadap teman sekelas
§
Duduk
dengan tenang dan tawadhu
§
Menjaga
sopan santun
§
Tidak
malu bertanya ttg apapun yg tidak kita pahami
§
Mendoakan
Al Imran (3) : 18
7.
Sahabat
terbaik bg saudaranya 168
§
Mengucpkan
salam
§
Senyum
§
Memanggil
dengan nama yg disukainya Al Hujurat (49) : 11
§
Berjabat
tangan
§
Berpenampilan
rapi
§
Saling
memberi hadiah
§
Menjadi
pendengar yg baik
§
Bergurau
dg wajar
§
Menahan
amarah Al Imran (3) ; 134
§
Menghindari
perdebatan (Al Ankabut 29 :46)
§
Menutup
aib
§
Berterima
kasih
§
Menepati
janji Al Isra (17) : 34
8.
Bersikap
empati 213
§
Membantu
kesulitan2 teman tanpa dimintai tolong
§
Memaafkan
smw kesalahan
§
Menuntun
orang ke jalan yg lebih terang
An
Nahl 16 : 125 , Fushilat (41) :33
9.
Peduli
pd sesama 218
·
Memberikan
hak bg orang2 yg mebutuhkan (ZIS)
Adanya kotak infaq2 sederhana bagi
mahasiswa. Contoh Tabung Peduli PKPU
QS Al Maidah (5) :2
10.
Menjaga
kebersihan dan keindahan lingkungan kampus, kos2an, lingkungan sekitar 282
QS Ar Ruum : 43
§
Menjadi
contoh
§
Melibatkan
masyarakat yang berpengaruh
§
Mengajak
teman2
§
Memperbanyak
tempat sampah
§
Memberi
imbalan pd petugas kebersihan
§
Sosialisasikan
cara memilah sampah
§
Mempelajari
teknologi2 kompos, energy terbarukan, dll
§
Membuat
souvenir recycle
§
Atur
jadwal kerja bakti
TIPS UNTUK MENJADI MUSLIM YANG AKTIF
(sumber internet, lupa webnya J)
Apa
saja yang bisa kita lakukan untuk menjadi seorang Muslim yang aktif? Shekh
Ahmad Kutty memberikan beberapa tips untuk meningkatkan ketakwaan kita dan
menjadikan kita menjadi seorang Muslim yang baik:
1) Memiliki ilmu merupakan syarat
permulaan untuk mendapatkan kehidupan Islami yang baik; Imam Bukhari menyatakan
dalam rangkaian kata-katanya yang terkenal: “Ilmu pengetahuan sebelum berkata
dan bertindak” Dengan kata lain sebelum melakukan apapun seseorang diharuskan
memiliki ilmu yang tepat.
2) Memelihara kebiasaan untuk selalu zikir
mengingat Allah. Melalui zikir kepada Allah kita dapat memahami keagungan
Allah dan terlindungi dari godaan-godaan.
3) Melaksanakan ibadah yang wajib dengan
rajin dan juga memahami makna dari ibadah tersebut.
4) Jaga baik-baik waktu kita; waktu adalah
bagian penting dari hidup kita; jika kita gunakan waktu kita sekarang dengan
perbuatan dan tujuan yang baik maka kita bisa pastikan bahwa hidup kita fokus
untuk berbuat baik.
5) Berpikirlah bahwa hidup ini sangat singkat
dan sementara; jadi jangan isi hidup ini dengan perbuatan yang sia-sia;
berbuatlah baik yang bisa menjadi bekal di akhirat kelak;
6) Berpikir bahwa tiap hari adalah kesempatan
untuk mengembangkan tubuh, pikiran dan jiwa kita. Aturlah
aktivitas-aktivitas berdasarkan kebutuhan untuk tubuh, pikiran dan jiwa.
7) Berkumpul dan bekerjasamalah satu sama lain
dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik semampu kita; dan lakukan
selalu perbuatan-perbuatan yang bermanfaat bagi orang lain yang nantinya
perbuatan baik tersebut akan menjadi bekal bagi kita setelah kita tiada.
Aktivitas
bagi muslimah yang belum Menikah
Seorang wanita lajang akan lebih mudah bergerak dan
beraktifitas karena ia tak dibebani tugas-tugas kerumahtanggaan. Seorang wanita
lajang akan bisa lebih banyak berbakti kepada masyarakat dengan modal waktu,
peluang dan kemampuan yang ia miliki.
Mengasuh anak-anak yatim, anak-anak jalanan, anak-anak
tetangga yang kurang perhatian dan kurang pendidikan moral. Tugas itu
diantaranya adalah ikut membenahi kerusakan sosial, kemiskinan, buruknya
pendidikan dan aktifitas publik lainnya yang membutuhkan komitmen waktu,
kemampuan dan kemandirian seorang wanita.
Wanita lajang yang mandiri, yang sanggup menafkahi diri
sendiri dan orang lain. Yang memiliki perhatian dan kemauan lebih untuk all out
terhadap aktifitas yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh para wanita yang
sudah berumahtangga.