Jumat, 26 April 2013

Ikaaannnn ?? arggghh

Januari, 2004
Kali ini aku mau cerita soal ikan. Entah mengapa dulu waktu kecil aku sangat tidak suka makan ikan, hahahaha. Untung waktu dulu Departemen Perikanan masih satu Departemen dengan departemen Pertanian, belum seperti sekarang yang sudah punya departemen sendiri yang sekarang namanya Kementrian Kelautan dan Perikanan yang dibentuk kalau tidak salah sekitar tahun 1999 pada saat presidennya Gusdur. Saat ini mereka punya program bagus yaitu Gemarikan (Gemar Makan Ikan).



 Mungkin juga ini dipengaruhi oleh letak geografis kota tempat tinggal asalku (Kota Madiun) yang tidak ada pantainya sama sekali. Jadi  aku tidak biasa makan ikan sejak kecil (seingatku) kadang pengasuhku sering menyuapiku dengan lele (Clarias sp.) kalo lele aku kadang mau tapi kadang juga tidak, Masa kecilku , aku lumayan kurus karena aku memang anak yang sangat sulit makan,, hehehe.

Hingga pada suatu ketika, aku ingat kala itu aku kelas 3 SMA. Selesai ujian sekolah semester 1, aku nekat menyusul eyangku yang tindak ke rumah Budheku ke Semarang, aku sendirian naik bis. Sejak kecil, aku mempunyai pengalaman buruk dalam hal naik angkutan jarak jauh, pasti mual kemudian mabuk darat, bahkan kadang sampai sekarang saat aku sudah setua ini. Apalagi kalau naik mobil dinas kantorku. ACnya dinyalakan dan aku kedinginan seperti td sepulang dari rapat, dalam perjalanan dari tempat rapat (Banyumanik) sampai kantorku (Banyumanik) juga perutku mual sekali dan aku hampir muntah hahahaha.... Kembali ke cerita pengalaman dulu, waktu itu, jelas lah aku mual dan muntah di jalan, semua isi perut aku keluarkan semua (upsss maaf vulgar), badan lemas sekali dan sendirian pula di dalam bis Solo-Semarang. Dalam kondisi lumayan hujan pula, di dalam bus AC sehingga aku semakin kedinginan. Alhamdulillah aku selamat sampai rumah budheku walau dengan sedikit perjuangan ekstra.

Sampai rumah budheku, pada saat itu aku belum punya hape. Aku hanya mengabari via telepon rumah kalau aku mau datang, tapi tidak bilang datang jam berapa. Pas aku datang sampai depan pintu, keluargaku sudah siap berangkat naik mobil hendak pergi ke pemancingan Risana Banyumanik. Akhirnya tanpa ganti baju aku pun langsung ikut. Pengalaman pertama ku memancing sungguh menyenangkan tidak dapat - dapat ikan, susahhh sekali. Yang pandai memancing tentu saja adalah mas sepupuku, biasa lah cowok multitalented dia itu hahaha.

Pemancingan Risana, Januari 2004, Budheku masku dan si Topok asik menunggu umpan ditarik sama Oreochromis  Sp

Pemancingan Risana, Januari 2004 Aku memasang umpan dan tidak bisa bisa, aku masih kurus yaaa,,, xixixixi
Lupa sama moment ini tapi sepertinya mas ku mulai dapat ikan , Bajuku basah semua karena kehujanan di pemancingan
Tibalah saatnya memakan makanan yang dipancing.  Pertama aku mengambil nasi, kemudian mencicipi ikannya sedikit demi sedikit. Ihhhhh ini apa sih??? tapi kemudian terasa enak dan kemudian aku makan dengan lahapnya. Eyangku hanya diam membisu melihatku makan ikan bakar, karena eyangku tahu aku tidak suka ikan tapi dengan terpaksa makan, karena semua isi perutku sudah aku muntahkan di bis tadi. Aku juga tak berkata apa - apa pula aku hanya lapar saja dan memakan apa yang ada disana. Sebenarnya ada makanan lain, karena sepupuku yang kedua (si Bonok) itu vegetarian dari kecil, jadi kalau makan diluar budheku selalu membawakan telur , tempe, tahu atau mie dari rumah, karena makanan yang dia mau hanya bakso dan sekarang mau nugget juga dia. Sebelum makan ikan, aku tidak berani matur (bilang) budhe pakdheku kalo aku sebelumnya tidak suka makan ikan, karena memang jarang makan ikan (bukan karena prihatin tidak punya uang karena tidak bisa membeli ikan, tp memang dasarnya aku tidak mau) hahaha.
Setelah perjalanan pulang eyangku baru bercerita di mobil "Oalah wuk Lia, aku wes ndredek wae, kowe mengko maem opo ning pemancingan, lha ora ono panganan liyane jebule kok kowe gelem iwak, aku dadi seneng ndelok kowe mau maem wareg sampe tanduk - tanduk" (Oalah wuk(panggilan jawa anak perempuan kecil) Lia (nama panggilanku dirumah), aku gemetar sekali tadi, kamu nanti makan apa di pemancingan, lha tidak ada makanan yang lain, ternyata kamu kok mau makan ikan, sampai kenyang dan nambah - nambah" .. Dan disambut tertawa semua yang ada di mobil.
Saking gembiranya kami saat itu, eyangku tidak sadar kalau dompetnya terjatuh dibawah jog mobil dan semua bingung mencarinya dikiranya ketinggalan / hilang di Pemancingan Risana.

April, 2013
Mengingat cerita awal aku mau makan ikan itu aku sering dengan bangganya bercerita pada teman - temanku, jika rapat kantor di Pemancingan Risana. Kebanyakan teman - temanku sudah tahu, kalau aku orang perikanan yang ga doyan ikan kalo tidak dibakar, kecuali ya karena terpaksa, bahkan sampai sekarang. Tadi pun aku bercerita lagi pada teman kantorku Dani dan Ningrum (para remaja yuniorku di kantor) asal muasal aku mau makan ikan.Sepertinya mau makan ikan itu prestasi hebat banget buat aku kaya dapet nilai A saat mata kuliah statitistik atau Pengindraan jauh (hal yang tidak mungkin)..hehehe.. Tadi pagi sampai sore aku berkesempatan ke Risana lagi, membahas apa disana Rahasia Perusahaan yaaaa ^^. Ada kejadian aneh pula, ada salah seorang temanku Aziz (bukan nama sebenarnya ^^) (ikhwan taat, tampang ustadz, ngajinya bagus, rajin, suka menolong, tidak sombong dan hafalannya banyak) yang tiba2 spontan memanggil namaku yang biasa Kikim, diganti dengan Cicim maka para remaja itu langsung bersontak meneriaki kami, tenang2 saudara2, kalo kata Pak Pri dia yg mikir2 mau dengan akhwat kacau seperti saya... ("hahahaha, kidding lho Ziz, km kan tahu saya suka menulis maaf yaaa kalau jd objek sasaran menulis saya")...

Ada pesan sponsor sedikit nih, Salurkan Zakat Infaq Shadaqah anda ke PKPU, Jl Setiabudi 70 Semarang, (024) 70787578. Loh.. Malah Ngiklan (Buat ndongkrak popularitas Zakat Advisor (jabatanku sebagai marketing zakat) donk.... (hehehehe ndongkrak target dink^^), jd tar kl udah tercapai target, aku tinggal iktikaf aja gt, tgl 1-30 Ramadhan xixixi (maunyaaaa)..


Ini foto - foto lagi bersama teman2ku, karena teman2ku ini masih remaja ya pasti mereka suka banget diajakin foto. Seperti ini gaya kami ..


Plisss dew , juallah Laptop ini dengan harga murah kepadakuuuu
aku akan rayu sampe imanmu goyah,,,

Teman - teman Remajaku,, eh ada bumil nya dink, udah ga remaja lagi
Episode berdua mbak Cicim dengan Dani

Sampai jumpa di Episode Workaholik dan Ikan berikutnyaaa yaaaa....

Rabu, 24 April 2013

Catatan zakat consultan (2) : Kikim si Akhwat EGP

Kalo akhir bulan begini jemputan rutinku udah berkurang. Ditambah lagi, alhamdulillah sekarang ada pak djoni&dek ningrum yang membantuku. Dulu bahkan sempat hanya aku dan pak udin saja yang bertugas menjemput donasi jemputan rutin. Alhamdulillah seiring berkembangnya lembaga ini petugas lapangannya ada 4. 

Mulai tahun ini, aku diamanahi penanggung jawab duta zakat, majelis taklim dan komunitas. Yang mana tugasku lebih ke presentasi komunitas ketimbang individu. Hmmmm awalnya ak rasa berat sih. Tp dalam beberapa minggu terakhir ini ak sangat menikmatinya.

Hari ini, aku dan dek ningrum berkolaborasi untuk silaturahim mencari peluang majelis taklim bersama. Aku akui dulu ak sangat pasif sekali dalam urusan seperti ini. Aku selalu menyerahkannya pada soulmateku Betty. Dia yang mencari peluang majelis taklim, kemudian kami presentasi bersama. Tapi sekarang, tanpa nya mau tak mau aku harus mencarinya sendiri dengan bantuan dek ningrum.
Aku mencari cari data lama karena aku memang tidak difasilitasi data majelis takliml dari kantor. Bukan seperti data individu yang kantor memfasilitasinya. Segala cara aku&dek ningrum lakukan. Dia alumni unnes dan baru lulus, jadi kenalan2 unnesnya lumayan banyak. Sedangkan aku yang sudah bangkotan begini mencari data via twitter,facebook maupun google.


Rabu, 24 April 2013 ini kami ada 2 janji dengan PJ majelis taklim.
Yang pertama adalah sebut saja ukhti Is. Rumah ukhti is ini sangat jauh dr kantor. Sekitar 12 km. Kami berangkat pukul 12.30 estimasi nanti jam17.00 kami baru dari bawah jadi kami sepakat untuk bawa 2 motor dan 1 motor kami titipkan di skincare samping rumah sakit karyadi. Lalu kami melanjutkan perjalanan kerumah ukhti is. Mau tak mau kami harus melewati fly over kalibanteng yang sedang dibangun. Melewati ini benar2 marmos (marai emosi), udah panas, rame, berdebu, siap2 bertemu dengan truck fuso dan teman - temannya. Kapan yaaaa fly over ini jadi????.. 



Proyek Pembangunan Fly Over Kalibanteng Semarang



Jarak tembalang - ngaliyan yang biasa aku sendiri kesana, kali ini ditemani dek ningrum jadi terasa singkat. Sampai dengan pintu gerbang ngaliyan, masih sempat2nya nyasar pula. Dasar kami tukang nyasar, padahal sudah diberi ancer2 sama ukhti is.
Akhirnyaaa sampai jg drmh ukhti is. Kami memaparkan beberapa program kantor yg bs disinkronkan dengan majelis taklim binaanya. Ukhti is ini kecil, kurus, tinggi, lincah, jilbabnya gedeee bgt dan aktivitasnya segudang. Aku ketahui dr ngobrol dengan beliau. Membina sekolah inilah, kampus itulah, pengajian di kampungnya lah. Yang katanya baru resign dr kantornya, tp tiap hari malah banyak aktivitas dakwahnya. Kami direferensikan untuk menghubungi kenalan kenalannya. Habis ngobrol2 udah dikasih minum, tempe mendoan eh kami malah ditawarin makan siang. Beginilah kalau sudah kenal dg donatur semuanya dikeluarkan utk menjamu kami. Xiixix. Kalo semua donatur kaya gini sih kami jd keeenakan. Xixixi. Setelah selesai obrolan kami pamit pulang dan bersikeras utk menolak dg halus tawaran makan siangnya. Karena kami mmg ingin mencoba makan siang di luar dan janjian dengan klien setelahnya di kafe. Ketika pamit pulang aku iseng bertanya kepada ukhti is. "Mbak, jenengan angkatan berapa?" Dia jawab "2004" subhanallah tertohok saya. 2004 dengan aktivitas nya yg segudang. Dalam perjalanan menuju klien kedua, aku dan dek Ningrum berbincang. Dek, aku koq merasa tetohok ya dengan mbaknya, selama ini aku itu akhwat EGP sama kegiatan dakwah. Hanya akademis akademis dan akademis saja yang aku kerjar". Dek Ningrum pun berkata pelan "iya, memang mbak is dakwah mainded mba... " ... aku jadi berpikir dan sering mencari pembenaran tentang ini. Dulu waktu masih sekolah s2.  Waktuku memang habis buat kerja dan kuliah. S2 itu banyaaaakkk tugas. Apalagi ditambah kerja stiap hari senin-jumat jam 08.00-17.00, sabtu kuliah, ahad kegiatan jamaah. Atau pergi keluar kota dg keluarga. Ditambah lagi, karena aku sekolah menggunakan beasiswa, aku dituntut tepat waktu dalam menyelesaikan kuliahku. Kalau lebih lama, uang siapa yang mau dipake untuk membayar kuliah. Praktis (alasanku) memang aku tdk sempat dalam mengurusi kegiatan dakwah. Semoga Allah tidak menanyai kontribusi ku dlm dakwah di akhirat nanti. Semoga dengan bekerja di lembaga sosial seperti ini menambah timbangan amal baikku walau aku tak sempat berdakwah. Gumamku dalam perjalanan ke tempat klien berikutnya.
Klien berikutnya ini adalah komunitas hijabers semarang. Aku mencari komunitas ini di twitter. Dan akhirnya berhasil kutemui. 


Kami janjian di X.O kopitiam semarang. Selama menjadi petugas lapangan baru kali ini aku janjian dengan klien di kafe. Sampai sana dek Ningrum berkata padaku, "mbak, perasaanku ga enak, aku cm bawa uang 50.000", akupun menjawab "santai aja dek, aku jg cm bawa uang 40.000, nanti kalo kurang salah satu dr kita ambil atm ya..." . "Hmmm okelah mba, pede aja yuk, kami pun masuk"
"Ya Rabbi benar saja, ini kafe kelihatan eksklusif sekali, yaaaa 11 12 lah kalau sama Selera Indonesia Akpol, simsix resto jepang belakang kantor kami. Solaria citraland, atau Ikan bakar cianjur nya kaliwiru.



XO Kopitiam Semarang

Lalu kami memesan menu kepada mas waitressnya. Lihat2 harga "Dek, muraaah yaa ga semahal yang kita kira" "haaaa. Iya mbak waahhh kelihatannya enak nih mba. Aku pesan Penang Curry Laksa" kata ningrum menyebutkan pesanannya. "Hmm aku apa ya dek, aku pingin nasi .. ini aka deh Nasi Hainan Ayam Madu" kemudian kami memanggil mas waitress nya lagi dan sepakat untuk memesan 1 minuman saja dengan 2 sendok yaitu Ice Kelapa muda . Karena menurut pengamatan kami di meja sebelah gelas yg dipake untuk minum adalah seukuran akuarium ikan cupang. Hahahaha gedhe banget kan..























Pesenanpun datang,mencicipi 1 sendok dek ningrum pun berkomentar, "ya Allah mbak, enak banget, kapan2 kesini lagi yaaa cobain deh mba". Aku pun mencobanya "Haaa,iyaa dek,ni coba punya ku enak juga kan ayam dan nasinya". Dia pun mengambil makanku "waahhh iya mba,koq kita jadi berkomentar kaya pak bondan winarno gini ya... " hahaha.. kami pun tertawa senang menghabiskan makanan dan mencicipi es kelapa muda.



Akhirnya pukul 16.00 mbak clara dr humas hijabers semarang datang, kemudian disusul mbak hana. Cantik2 2 akhwat hijabers ini. Dan aku dibuat tertegun untuk kedua kalinya. Masih semester awal di kuliah tapi sudah sering kerja sosial di kegiatan2 hijabers semarang. Koq mereka bisa bagi waktu dan semangat sekali ya. Aku sugguh kagum. Pengajian hijabers semarang ini diadakan setiap bulan sekali pada pekan keempat dengan tempat dan tema berpindah2. Insya Allah bln ini akan diadakan di masjid raya candi lama. Alhamdulillah aku malah jadi ingin juga gabung di hijabers dengan awalan ikut pengajiannya besok ahad sekaligus alhamdulillah diijinkan untuk mempresentasikan program kantorku di komunitas hijabers.
Setelah ngobrol panjang kali lebar kali tinggi, kami pamit pulang dulu karena mbak clara dan mbak hana belum pesen makanan. Mereka tinggal di sana dulu untuk makan dan kami melanjutkan perjalanan pulang.
Tertohok 2x deh akhirnya. Klien 1 seumuran yg punya banyak taklim. Sedangkan klien 2 malah lebih muda tapi udah aktif di kegiatan sosial sejak semester awal.

Selasa, 23 April 2013

Catatan zakat consultan (1) ... lebih enak mencari daripada menyalurkan

Sy kerja di lembaga ini udah 3 tahun lebih. Kadang muncul kebosanan, dengan pekerjaan yg itu2 saja.
Yaaa wajar sih, kalo tiap bulan sering2nya ketemu orang yang sama.ngukur dalan tiap hari. Kadang dimarahin donatur, tapi banyak sisi positifnya juga. Kenalan tambah banyak, kemampuan marketing dan lobi jadi bertambah tentunya sangat bermanfaat kalo suatu saat nanti punya bisnis sendiri.
Hari ini ada cerita lain yang terjadi di 3 tahun kehidupanku sebagai marketing zakat. Aku dimintai tolong seorang teman bagian program untuk menemaninya survey lokasi usaha mustahik.kadang muncul rasa ogah2an kalo mengerjakan sesuatu yg bukan tugasnya. Manusiawi sih. Udah capek capek cari uang, ikut nyalurin pula, kan harusnya udah ada bagiannya masing2.
Jadi ceritanya begini, aku adalah pemain cadangan ketiga yang "dikorbankan". Tugasku adalah memboncengkan motor seorang mustahik (penerima zakat) kerumah muzaki (pemberi zakat) yang kemudian kami bersama2 menuju ke tempat survey usaha si ibu mustahik tsb. Kenapa harus saya? Jawabannya adalah.. menurut kaidah kesyar'ian dan kaidah tak tertulis dikantor ini. Tidak ada boncengan motor berdua antara ikhwan dan akhwat. Tidak ada naik mobil kantor berdua, tp biasanya kami sedikit bandel kalo dengan pak driver karena beliau sudah sepuh. Nah temenku si bagian program ini ikhwan, so dia minta tolong buat boncengkan ibu mustahik. Hmmm baiklah. Wlpn awalnya gmn gt ya berurusan lagi dg so beliau ini tp yaaa udah g mgkn yg lain juga..
Kami bertiga berangkat menuju rumah muzaki. Si ibu mustahik tak henti2nya bercerita yg sedih2. Yaaa mungkin memang karakter seorang mustahik selalu curhat kesedihan. Tapi masalahnya saya itu males dicurhatin yg sedih2.
Mbak, anak saya yg pertama hilang setahun lalu, perempuan.
(Batin saya... anak kok iso ilang lha piye nekmu ngirusi).
Mbak, saya numpang dirumah kakak saya sempit sekali kamarnya buat orang banyak (batin saya syukuri dulu lah bu, masih mending punya tempat berteduh, walau numpang) dan lain sebagainya. Sampai males deh saya dengernya.
Akhirnya sampai drmh donatur. Astagfirullah si ibu ini ternyata menyusui dijalan. Tadi emang bawa anaknya sih. Dan p******* maaf di ler. Duh Gustiiiii Allah nyuwun ngapuro, saya sampai malu sendiri. Mbok kalo jd perempuan nyusui jangan di muka umum to bu. Atasnya pake jilbab masak d*d* nya dibiarkan terbuka. Mana ada temen saya si ikhwan ini. Rasanya saya pingin nutup muka saya pake jaket trs pergi deh ga kesitu2 lagi.
Hmmmmppphh sabarrr....
Dr rmh donatur trs sy anter ibunya lagi ke tempat sewa gerobak yg mau dipake buat jualan soto. Sudah barengan sama ibu donaturnya juga. Saya cm bantuin foto2 jeprat jepret  sudah .... sudah lah habis itu diurusin sendiri yaaa bsk. Bener ternyata ...
Lebih baik menjadi marketing daripada penyalur program. Harus ekstra sabarrr sama kelakuan aneh2 mustahik yg curhat tdk pada tempatnya...

Banyumanik, 23 04 13

Senin, 22 April 2013

Jilbab traveller 2 : Surabaya : Singkat, nekat dan pertama kali..

Saya memang orang Jawa Timur, lahir ceprot hingga SMA menghabiskan waktu saya di Jatim. Tapi saya tidak mengenal kota lain di Jatim selain kota tempat tinggal saya Madiun. Liburan sekolah sering saya habiskan dengan pergi ke Semarang untuk mengunjungi budhe saya di Semarang, sehingga bukan salah saya jika memang saya lebih mengenal Semarang ketimbang Surabaya.  Jadi ketika saya harus membawa *misi khusus* ini saya harus berbakti kepada pakde karwo (gubernur jatim) selama 1 hari d surabaya.
Kali ini sama dengan travelling saya ke Bali yg hanya modal nekat. Kali ini lebih nekat lagi. Saya naik kereta bisnis jurusan jakarta surabaya via tawang semarang. Jam 23.45 pula keretanya. Padahal rumah udah lumaya  jauh aja tuh sama tawang, biar ga ngerepotin,saya berangkat sendiri naik motor ke tawang sekitar jam 21an. Estimasi drpd kamelaleman tau sendiri Tawang rada2 ngeri kalo malam. Alhamdulillah dzikir segala rupa, pake ayat yang dihafal mulut komat kamit nyampe juga di Tawang. Nitipin motor buat 2 hari. Trs langsung menuju dunkin donat aslinya sih bukan karena nggaya. Tp takut, hahahaa. Cuma mesen 2 bolongan donat trs nunggu kereta k sby. Sambil belajat misi khusus, eehh di a.yani ketemu tukul, di kereta ekonomi ketemu limbad duduk sebelahan, lhaaa di dunkin ketemu anie avantie. Ehhh sambil nunggu ni kereta Pake delay pula.. hadehhh.. sekitar 30 menit sebelum kereta dateng, dengan pedenya sok keluar dunkin.. ketemu seorang perempuan pake jilbab dan membawa alas triplek, trs nanya
"mbak, mau k sby membawa misi khusus juga ya, barengan yuk, kamu di gerbong berapa?" .
Dia jawab "iya mba,ak jg mau k sby membawa misi khusus, boleh mba aku d gerbong 3 yaahh kita beda gerbong deh"
Akhirnya obrolan pun berlanjut, dan ternyata oh ternyata dia barengan sama mas nya naik kereta sama dr jakarta cm lain gerbong dan ternyata masnya mbak tersebut muridnya pakde sama bapak di geologi, hahaahaha. Koq bs kebetulan gini. Mbaknya ternyata lebih muda dari aku, namanya Ima lulusan D3 ekonomi. Dan masnya juga lbh muda dr aku kita sebut saja dek M.
Tiga orang dengan tujuan yang sama tapi beda gerbong sampai pasar turi, kami ber3 ketemu lagi trs naik taksi bareng ke tempat misi khusus. Hahaha lumayaaan udah ketemu barengan cowok, dibayarin pula taksinya hahaha.. (terimakasih dek  M). Aku sama dek M misi khususnya di unesa sdgkan dek Ima di untag. Setelah anter dek Ima di Untag, aku, pak taksi sama dek M pergi ke unesa.
Ehhhh sampe unesa udah minta tolong sama temen buat carikan ruangan tempat misi khusus berlangsung (jzklh khoir buat ketua formasi pada jamanku) ternyata dia sekelas sama aku jadi alhamdulillah ada teman lagi di surabaya yang asing.
Selesai misi khusus yang lagi2 tanpa persiapan, janjian ketemuan sama sahabat SMA namanya Silfa di mall royal, dari unesa jalan dikit ke gerbang,trs naik becak ke mall royal sampai mall royal udah lapeeerrr tingkat provinsi jawa timur akhirnya pesen makan n minum buat silfa (katanya silfa udah makan, jd ga minta dipesenin, maklum penganten baru, jadi rajin masak ya sil,xixixi). Agak lama nungguin silfa, karena dia beberes kontrakan dulu akhirnya silfa datang juga, ya Allah ni anak masih kaya dulu, kalem, baik, pinter :) . Habis maem akhirnya muter2 mall royal, setelah puas naik bis kota dianter silfa k bungurasih. Disinilah petualangan sebagai orang jawa timur dimulai. Berdiri di bus kota depan mall royal sampe bungurasih. Silfa,maafkan aku merepotkanmu. Ikutan berdiri pula sampe bungurasih. Dan ohhhh inilah bungurasih, terminal yang sangat mengerikan buatku. Silfa anter sampai dalam dan dia bilang "kiki, nanti rebutan lo naik sumber kencononya ati2 ya barang bawaan". Akhirnya silfa pamit ketika melihat bis sumber kencono udah datang. Dan benar ternyata bis 1 dikeroyok orang hampir 300. Datang lagi dikeroyok lagi, datang lagi dikeroyok lagi. Hahhaha dasar aku emang akhwat preman, singsingkan lengan baju panjangkan asa bis ke empat datang langsung serbuuuu walaupun keinjek2 kedempet2 sepatu udah tak berbentuk. Alhamdulillah dapat tempat duduk jejer sama anak Unjoyo upsss kata pak dekan Kelautan dan perikanan Unjoyo menurut statuta (peraturan utk perguruan tinggi) tidak boleh menyingkat Universitas Trunojoyo Madura  dengan Unjoyo, tapi UTM. Hehehe maaph2 bapak, saya benar2 ga tahu.
namanya ayik anak kelautan UTM enak bgt ngobrol sama dia, anak 2007 tp semangat sekolahnya sangat tinggi, udah punya anak&suami. Tiap hari madura - jombang krn anaknya tinggal sm mertuanya d jombang. Subhanallah patut diacungi jempol semangat sekolahnya.
Habis kenalan sama ayik.ada tragedi hapeku nyelip pula, alhamdulilah ternyata tdk hilang dan ada di dalam tas. Kami jd teman ngobrol yang asik mungkin krn satu fakultas jadi nyambung banget.
Akhirnya sebelum masuk jombang dia dijemput suaminya. Karena aku capek maka sepanjang perjalanan sampai caruban aku laluo dengan tidur. Alhamdulillah sekitar jam 20 malem dengan badan yg udah remuk redam sampai jg d rumah madiun. Ibu,  adik dan mama udah menyambut dengan pelukan hangatnya. To be continued

Minggu, 21 April 2013

SMPB..

Dokar ksatrian Semarang

Ga terasa udah terhitung 8 taon gue tinggal di sini yaaahhh cita2 gue,,,semarang city tercinta,,,

hr ni gue nemenin si Gembul sepupu gw daftar SPMB yang sekarang namanya SNMPTN (apa ya itu singkatannya gw otak ati pake matematik sih kayaknya Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri)
Keinget Mei 8 tahon lalu gw hijrah ke semarang dianter ibu n bapak naik bus ekonomi membawa berbagai macam barang bawaan, baju- buku2 dan sebagainya...karena gw punya budhe pakde di semarang so gw tinggal di home swit home ini sampe sekarang...hehe ^^
hmmm inget bgt beraaaaatt terasa tas gw waktu itu,,,
sampe semarang sini gw ikutan bimbel di luar kota,,udah tradisi sekolah gw yang konon katanya paporit di madiun tercinta kebanyakan siswa siswinya ikutan bimbel di luar kota, misal pingin di ITS ya dia bimbelnya di Sby, pingin di UB ya dia bimbelnya di Malang,,so karena gw aneh bin ajaib ngga pingin sama sekali sekolah ngetan (ke arah timur)..pilihan gw ya UNDIP UNDIP UNDIP SEMARANG SEMARANG dan SEMARANG..gw ikutan bimbel di Primagam* karena tempatnya deket bgt dari rumah bude,tp kalo jalan ya capek, naik ojek lmyn mahal utk kantong gw waktu itu,jadilah tiap hari gw naik dokar,ini semarang udah kaya pedesaan aja,konon katanya di tahun ini 2012 populasi dokar udah sangat berkurang..kebayang naik dokar itu kita harus nunggu 6 orang sampe penuh baru kita bisa jalan,,hmmm paling capek nunggunya perjalanannya sih ngga begitu lama,,pd waktu itu sll berpikir...
"kapan ku punya motor" hehehe,,,,alhamdulillah udah kesampaian 4 th kemudian bu tua datang dan akhirnya my beaty dateng 7 th kemudian...

sekarang lanjut ke pemilihan jurusan...
gw sempat galau...
galau ngga ya,,hmm prestasi gw yang amat sangat pas  pasan di SMA, ga pernah lolos dr remidi matematika,peraih award peringkat 5 bawah di 3 IPA 6 (kalo ini gw nya yg bodo apa tmn2 sekelas gw yg tll pinter ya), dg prestasi kek gini mau pilih UNDIP,,mimpi kali yeee...
tapi harus harus harus kuliah di UNDIP..
liat passing grade,,,
kedokteran umum ngga mungkin...
teknik takuuuuttt...
MIPA murni ngga boleh sm simbok&my teacher..
IPS ngga bgt sm apalannya...
ato FKM ???

akhirnyaaa....


pilihan 1 Ilmu Gizi (ini jurusan keren kayaknya,,baru tahun kedua,so coba2)
pilihan 2 Manajemen Sumber Daya Perairan.. (dipilih karena passing gradenya rendah)


pilihan 3 Sastra Prancis UNNES (ini karena waktu itu lg booming2nya Film Eifell i'm in Love dan aku terpesona sama Eifell) hahaha alasan yg ngga banget kan....


well done..
semua persyaratan udah dikumpulkan,karena belom jamannya IT yg maju pesat kaya sekarang,gw daftarnya bareng si mas sepupu gw yg kebetulan 1 angkatan,,,

akhirnya tgl SMPB sampe juga,aku tes di Fakultas Hukum UNDIP Pleburan dan berangkat bareng si mas dg nomer pesertaku ********920..
pas ngerjain,,ini soal apaaaaannn??soal kok kaya gini,,bikin kepala pusing bin mumetz,hati2 bgt ngerjain soal,kalo salah (-4) booo sayang bgt kaaan...

Setelah SPMB selesai aku masih nyabang D3 UNDIP (Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Peternakan dan Pepustakaan),,dan Akademi Gizi Politeknik Kesehatan Semarang. Biar tetep kuliah di Semarang (niat banget yaaaa)...

Hari pengumuman dateng juga,,alhamdulillah aku diterima di Akademi Gizi, tp kampusnya booo jauuhnyaaaa di ujung Genuk sana,sedangkan rumahku di semarang atas,,tp tetep aku daftar ulang dan bayar uang muka,,
Beberapa hr kemudian,,kebahagian itu dateng, habis magrib aku langsung ke warnet deket rumah karena waktu itu aku masih di madiun. 

ALHAMDULILLAH AKU KETERIMA UNDIP..
Ayu, Nita, Aku lg penelitian di desa Surodadi Demak (2008)
walaupun pilihan 2 aku senenggggg buaaangeett,,jadi juga aku mahasiswi UNDIP Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Jurusan Perikanan Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan angkatan 2004. Langsung pulang kerumah dan mengabarkan kabar bahagia ini ke Ibu kami berdua sujud syukur bareng di ruang tamu...
dan ternyata D3 UNDIP ku keterima semua, trs uang pendaftaranku aku cabut , dengan mantap aku memilih S1 perikanan.

Jurusan ini lah yang akan mengantarkanku pada ilmu yang menurutku amazing, plankton, mangrove, oseanografi, produktivitas peraiaran, dijemur di pantai kartini jepara dari jam 7 pagi sampe 5 sore,dilanjut ngerjain laporan sampe Subuh, penelitian Mangrove yang super menakjubkan dimana lumpur, ular, ulet bulu,nyamuk, air payau, bau amis, beling dan sebangsanya jadi makanan sehari2..Kenangan itu sangat indah dan sangat kurindukan, sahabat2 bersix (Ayu, Nita, Indah, Alit, Ndus) yang selalu kompak,tmn2 MSP04 yang gosipnya sll ganti dg segala tingkah aneh mereka, mbak2 Formasi yang semangat dakwahnya Subhanallah (kaya aku banget deh #tapi boong), mas-mas Formasi yang pernah membawa cerita tersendiri dan baru selesai#sensor. 5 tahun bukan waktu yang singkat, dan terlambat 1 tahun lulusnya :) hehe... saking senengnya sama kuliah :).

Semua kini tinggal jadi kenangan manis,tapi aku seneng, sampe sekarang masih jadi civitas akademika UNDIP dan masih berjuang menyelesaikan  tesisku walaupun bukan linear di Jurusan Perikanan, tp S2ku juga amazing, di lain kesempatan aku juga akan menuliskannya. Aku berharap tetep jadi civitas akademika UNDIP selamanya aamiin :)

NB : gara2 nemenin si gembul daftar SNMPTN tulisan ini tercipta,,
sukses ya bol...
semoga loe bisa masuk TEKNIK ..
1 Hal Teknik itu keren banget :)





ngidek telek ra penyet...


Ngidek telek ra penyet adalah salah satu perumpamaan dari ibu saya yang berarti orang yang sangat baik hati berwajah polos tanpa dosa dan sehingga dia ngidek telek ra penyet (meninjak kotoran tidak bisa terinjak), saking tanpa dosanya dia.

Ngidek telek ra penyet, saya mempunyai salah satu teman yang seperti itu, bawaannya positif thinking terus. 

Disinilah Rumahku (Manajemen Sumberdaya Perairan)


Akhirnya janjian jeng2 dengan bersix pun terlaksana juga, walaupun ga lengkap. cuma ada be3 sekarang (baca bi tri) kaya grup musik aja ya, aku, nita& alit. Temen2ku S1 ini selalu membawa cerita indah tersendiri.
Berangkat jam 8 pagi seperti biasa aku kaget dengan sms karena masih terlelap hahaha, dan hal paling "nakal" yg kulakukan adalah "membolos melingkar".
Aku berangkat bareng Alit naik MIO ijonya, ehh semalem ternyata motornya sedang tidak beres double staternya, sehingga terpaksa deh nggenjot dotkom. Alhamdulillah sampe sana termasuk perjalanan yang cepet, janjian dengan Nita di Kauman Kaliwungu ternyata si Nita belum nyampe dikiranya mecet gitu, akhirnya di masjid sambil nunggu Nita datang, nyari sarapan dulu deh,
haduuu buset deh mahal apa mahal ya, masak bubur kacang ijo 5rb, hiks...
Beberapa menit kemudian Nita dateng n kami melanjutkan perjalanan ke Pantai Ngebum, anehnya desa di pantai ngebum sama kaya nama desaku di Madiun sana, yaitu ds, Mojorejo, baru masuk gang ke desa ini bau pesisir tambak, ikan dan bertahun - tahun yang biasa aku bau setiap praktikum nya ada disini. Kangen banget sama suasana n bau yg kaya gini,,sumpaahhh...
Tambak yg aku foto sambil jalan...baunya itu lho ngangenin
Tapi sayangnya kata Nita, pantai Ngebum ini udah tercemar banget tambaknya gara2 limbah PT Kayu Lapis Indonesia PT (KLI), ada sih di link ini...

Ni sampai penghargaannya dicabut juga tuh ...

http://regional.kompas.com/read/2011/06/22/19032078/Cemari.Lingkungan..Penghargaan.Dicabut (makanya jangan mencemari lingkungan yaaaa....)

Alhamdulillah jalan menuju pantai Ngebum bagus sih, soalnya ada pabriknya gitu, dan ngga lama juga koq nyampainya, bayarnya juga lumayan murah, tp ya sayang bgt deh pasir di Perairan Semarang ini warnanya item, jelek deh,tp gapapa deh yang penting pantai.Kegiatan pertama adalah nulis2 nama di pasir, kegiatan yang selalu dilakukan kalau ke pantai (kapan ya bisa nulis pake nama lophe2 gt,, xixixixi..ngaaareeeeppp :D )

mengukir namaku di pasir
Namanya juga cewe2 narsis Nita, dan alit yang maunya bersembunyi di balik rumah2an aku tarik buat foto2 ke pantai, so jadilah ini...

w/Nita, MSi
dari dulu manisnya ngga berubah si Alit ini (semoga menemukan yang sekufu  ya Al)

Keinget sama novel Perahu Kertasnya Dee,,jadinya dari rumah udah bawa kertas lipat buat kami lipet2 jadi perahu kertas. Tapi ngga pake pake make a wish ke dewa Neptunus kaya" agen Kugy n Keenan lho (kesannya musrik banget, iya ngga sih????). Moso'  doa ditulis di dalam perahu kertas yang dilipet terus dilabuhkan ke laut, yang ada malah nyampah2in laut. Kan udah ada to harusnya berdoa tu kaya gimana.

mainan perahu kertas yeeeeyyyy :)
yang tersisa cuma yang biru


be3



Be3 on sand

RS Kikim

Kuwalat, ban bocor,entah siapa yg kualat '(

Jilbab Traveller 1 : Bali


Entah apa yg membuat saya seberani ini. tapi mungkin ya keterpaksaan yg membuat saya berani pergi kemana2 sendiri. kalo ga sendiri trs sama siapa. makan sendiri di warung pun sering saya jalani (walau katanya makruh ya).. entahlah...
yaaaa saya ingin sedikit berbagi cerita..
kala itu bln Dhulhijah 1422 H. kantor lagi heboh2nya penyembelihan Qurban. saya dengan "sedikit memaksa" ijin bos utk menghadiri pernikahan kk sepu2 sy d jkt. 
setelah acara selesai.sy menyepakati sebuah perjanjian tak tertulis dg keluarga kl setelah acara "sy yg dikorbankan utk honeymoon ke bali" hahaha. sy hrs anter sepupu saya menyusul temen2nya SMA dharma wisata ke bali. otomatis saya pasti pergi berdua donk tapi pulangnya sendiri. perjalanan diawali dr om saya mengantar ke bandara. sy&adik saya naik lion air menuju bali sampai sana udah malam hari.tanpa saudara disana hanya berbekal nomer hape tmn sma sy dan alamat hotel yg akan saya tuju dan bodohnya mau cr taksi ga tahu dimana pintu keluar bandara ngurah rai hahaha...
akhirnya angkat2lah saya dg bawaan berat. untuk cari taksi dan dapatnya ddkt pintu masuk ngurah rai (bodoh,kenapa ga cari yg ddlm) hahaha...
sy naik taksi bersama si gembul yg memasrahkan hidupnya 2 hr itu pada saya.hahaha...
alhamdulillah sampai dg selamat di hotel yg direkomendasikan sama om. alhamdulillah si om kerjanya di event artis jdnya sering keliling Indonesia. sampai sana pake acara ngelihat bule mabuk segala. hahaha. krn udah malam 2cewek cantik2 pula (hadehhh) cm beli cemilan di circle K. habis itu lsg capcus ke kamar hotel setelah dapat kunci n bayar hotel,kmdn kmi pun istirahat...
esoknya dasar udah kecapekan.yang kmi sesali sampe sekarang,kenapa waktu itu kami ga liat sunrise di kuta pdhl dpt hotel d legian hahaaa. dasar....
udah agak siangan petualangan dimulai. telepon guru2nya si gembul mantau mereka sampai mana(dengan pedenya sok hafal bali,padahal g tahu sama sekali). si mas biro perjalanan bilang biar gembul dijemput sama tmnnya dia aja yg org bali. jelas saran itu ditolak sama myfam lha tujuan antar gembul ke bali adalah sampai mempertemukan gembul dg guru nya...
akhirnya dengan pedenya naik taksi lagi (untung bli nya baik banget),walau bisa dibayangin habis berapa duit naik taksi dr kuta sampai joger II..(tp dasar honeymoonku smwnya ditanggung sponsor dan dengan membawa misi khusus maka yasudahlah)..
Si gembul dg agak2 cemasnya.. bibil(gw) engko nek ra kecandak guruku,ditinggal piye (sengaja pake bahasa jawa biar bli nya ga mudeng) hahaha..
tp alhamdulillah bli nya udah kaya valentino rossi cepet bgt nyetirnya sampailah kmi di joger 2 dan si gembul selamat sampai tujuan bertemu guru dan teman2nya dg muka sangat bahagia..
trs aku???? ya pulang sendiri... muter2 cari kosan teman SMAq hanya berpasrah pd bli jya. alhamdulillah masih punya teman SMA yg tinggal di Bali (makasii made) trs k kosnya made n dianter made jalan2 ke joger 1, Ranon n pantai kuta dr sisi mall nya n makan yogurt yg enak bgt...plus diantar made sampai ngurah rai pula (padahal si made juga lagi banyak tugas. lg sama2 jd mhsw s2 waktu itu).
akhirnya pesawat datang juga.. good bye bali n balik smrg lg.. ehhh kok ya di bandara a.yani sempat2nya ketemu tukul arwana di parkiran. hmmm akhirnya sampai juga d smrg pake taksi sampe tawang (krn motornya dtggl d tawang) trs balik k rmh deh. sampai rumah.. biasa masih kosong dan jaga rumah lg sampai rombongan dr jakarta rawuh...
November.. 2010


Balai Samudra 19 Nov2010

gw sama si gembul

Kuta, 20 Nov 2010 with Made