Jumat, 15 November 2013

MENJADI MUSLIMAH YANG AKTIF DI KAMPUS

Kajian Kemuslimahan Al Bahrain FPIK UNDIP , 15 Nov 2013
Gd C FPIK lt2

MENJADI MUSLIMAH YANG AKTIF DI KAMPUS
“ Dan orang-orang yang beriman laki-laki dan perempuan, sebagian mereka adalah menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka ta’at kepada Allah dan Rasul Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah, sesungguhnya Allah Maha perkasa lagi Maha Bijaksana. “ (Q.S At Taubah : 71)

Ayat di atas dengan jelas menggambarkan peran yang seimbang antara laki-laki dan perempuan dalam menunaikan da’wah. Keduanya terlibat dalam suatu sistem amal jama’I, saling menguatkan di antara mereka dalam kebaikan. Keterlibatan akhawat muslimah dalam da’wah bukanlah pada mihwar tertentu, tetapi pada seluruh mihwar da’wah. Akhawat muslimah adalah pelaku da’wah yang tidak dapat dipisahkan dengan laki-laki.
Sesuai yang disabdakan Muhammad Rasulullah bahwa “Wanita adalah tiang Negara !”. Hancur atau majunya suatu Negara tergantung bagaimana kondisi perempuan yang ada di dalamnya.
Seorang penyair bahkan mengatakan bahwa seorang ibu ibarat sekolah, apabila kamu siapkan dengan baik. Berarti kamu menyiapkan satu bangsa yang harum namanya.
orang bijak banyak yang mengaitkan keberhasilan para tokoh dan pemimpin dengan  peran dan bantuan kaum wanita lewat ungkapan “Dibalik keberhasilan setiap pembesar, ada wanita!”  Tidak dapat dipungkiri bahwa ibu adalah madrasah pertama bagi putra-putrinya yang akan meneruskan tongkat estafet peradaban ini. Tidak heran jika muncul ungkapan, dibalik kelembutan seorang wanita ia bisa mengayunkan buaian di tangan kanan dan mengguncang dunia dengan tangan kirinya. Namun, kesadaran akan hal tersebut belum dimiliki oleh para perempuan secara umum dan para muslimah pada khususnya. à (sumber internet, lupa webnya …heee)

RANGKUMAN MATERI

Sumber : Buku Beauty Jannaty (Keisya Avicena , 2013) Blog Keisya Avicenna
Berikut beberapa hal dari 99 cara di buku mbak Keisya yang bisa daplikasikan di dunia Kaampus

PERAN MAHASISWA MUSLIMAH DI KAMPUS
1.        Rajin menghadiri majelis ilmu (dalam hal ini kuliah rajin à tidak bolos SAMA SEKALI karena adgenda apapun) (hal 116), keuntungan beilmu :
§  Mengamalkan kehidupan perintah ALLAH dan mengambalkan kehidupan Rasulullah serta mencontoh salafus shaleh
§  Mendapatkan ketenangan
§  Mendapatkan rahmat
§  Dipuji ALLAH dan para malaikat
§  Mengambil 1 jalan utk mendapatkan warisan para rasul
§  Mendapatkan ilmu
Perkara2 yg bs dilakukan dlm menuntut ilmu
§  Ikhlas : tanpa riya, tanpa pamer, tanpa keinginan dipuji oral, meluruskan niat
§  Bersemangat : kesunggugan tanpa merasa lelah, tanpa bosan, bukan banyaknya apa yag dikerjakannya namun kualitasnya.
§  Mencatat : agar memudahkan dalam memahami dan mengingat apa yang disampaikan oleh dosen/guru/ ustadzah
·         Adab menerima ilmu : jangan membeberkan berita buruk tentang ilmu yg diterima (Ibnu Zam)
·         QS Ali Imran (3) : 179
·         Rasulullah SAW pernah menganjurkan untuk menghadiri majelis ilmu, dengan sabdnya “ jika kalian melewati taman surga maka berhentilah, “Mereka bertany apakah taman surga itu? “Beliau menjawab “Halaqah dzikir (Majelis Ilmu)”. HR Turmudzi)
2.       Berusaha mengenal potensi dirinya (berorganisasi)
Percaya diri, istiqomah, membina (tarbiyah dzatiyah), pentaan kematangan pribadi, melatih pola pikir, menyatukan sinergitas (sbg anak, bg aktivis, sbg teman, sbg mahasiswa)
Cara berorganisasi à menyibukkan diri dalam hal yang positif :
§  Masuk dalam organisasi
§  Menjadi inisiator
§  Menularkan virus sbg aktivis
§  Tidak menyodorkan diri sbg pemimpin tp tidak menolak jk diberi amanah
§  Hindari mencari kambing hitam
§  Membina pola piker islami
§  Menghindari konflik
§  Berpegang teguh pd prinsip yg benar
3.       Pandai mengatur waktu (hal 130)
§  Masa lalu (Al Ashr 103)
§  Masa sekarang : Al Baqarah 286 Allah tidak membebani kaum muslimin melainkan dg kesanggupannya
§  Waktu mendatang : (QS Luqman 31 :34)
·         menyusun rencana (niat, tujuan, rencana cadangan, rencana realisitis, disiplin, sempurnakan dg beramal)
·         focus terhadap hal yang sedang dilakukan
·         membuat dan memvisualisasikan mimpi
4.      Menjadi pribadi yang tangguh dan pantang mengeluh 135
Sadar akan kemampuan diri, bahwa kit abs menyelesaikan semua amanahNya, mencontoh gaya hidup orang2 sukses.
§  Proses pengembangan pribadi membuat jadi baik
§  Yang sudah baik jadi lebih baik
§  Pribadi yang tangguh dan pantang menyerah
PASTI BISA
5.       Belajar mengembangkan bakatnya 147
§  Keahlian : mempelajari sesuatu yg baru
§  Ketertarikan : passionnya dimana?
§  Kepuasan : hal2 yang membuat kita senang / puas ketika mengerjakan sesuatu
§  Kebiasaan : hal yang hampir tak disadari bisa mjd ketrampilan yg bs diasah
QS Ar Rum (30) :30
6.      Mahasiswa yang hormat pd dosennya/guru/ustadzahnya 166
§  menuruti perintah dan nasihat
§  Mengambil hal2 positif dari kisah hidup mereka di masa lalu utk menambah semangat
§  Menghormati
§  Tidak membantah
§  Berterimakasih
§  Menunjukkan adab terhadap teman sekelas
§  Duduk dengan tenang dan tawadhu
§  Menjaga sopan santun
§  Tidak malu bertanya ttg apapun yg tidak kita pahami
§  Mendoakan
Al Imran (3) : 18
7.       Sahabat terbaik bg saudaranya 168
§  Mengucpkan salam
§  Senyum
§  Memanggil dengan nama yg disukainya Al Hujurat (49) : 11
§  Berjabat tangan
§  Berpenampilan rapi
§  Saling memberi hadiah
§  Menjadi pendengar yg baik
§  Bergurau dg wajar
§  Menahan amarah Al Imran (3) ; 134
§  Menghindari perdebatan (Al Ankabut 29 :46)
§  Menutup aib
§  Berterima kasih
§  Menepati janji Al Isra (17) : 34
8.      Bersikap empati 213
§  Membantu kesulitan2 teman tanpa dimintai tolong
§  Memaafkan smw kesalahan
§  Menuntun orang ke jalan yg lebih terang
An Nahl 16 : 125 , Fushilat (41) :33
9.      Peduli pd sesama 218
·         Memberikan hak bg orang2 yg mebutuhkan (ZIS)
Adanya kotak infaq2 sederhana bagi mahasiswa. Contoh Tabung Peduli PKPU
                QS Al Maidah (5) :2
10.    Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kampus, kos2an, lingkungan sekitar  282
QS Ar Ruum : 43
§  Menjadi contoh
§  Melibatkan masyarakat yang berpengaruh
§  Mengajak teman2
§  Memperbanyak tempat sampah
§  Memberi imbalan pd petugas kebersihan
§  Sosialisasikan cara memilah sampah
§  Mempelajari teknologi2 kompos, energy terbarukan, dll
§  Membuat souvenir recycle
§  Atur jadwal kerja bakti


TIPS UNTUK MENJADI MUSLIM YANG AKTIF (sumber internet, lupa webnya J)
Apa saja yang bisa kita lakukan untuk menjadi seorang Muslim yang aktif? Shekh Ahmad Kutty memberikan beberapa tips untuk meningkatkan ketakwaan kita dan menjadikan kita menjadi seorang Muslim yang baik:
1) Memiliki ilmu merupakan syarat permulaan untuk mendapatkan kehidupan Islami yang baik; Imam Bukhari menyatakan dalam rangkaian kata-katanya yang terkenal: “Ilmu pengetahuan sebelum berkata dan bertindak” Dengan kata lain sebelum melakukan apapun seseorang diharuskan memiliki ilmu yang tepat.
2) Memelihara kebiasaan untuk selalu zikir mengingat Allah. Melalui zikir kepada Allah kita dapat memahami keagungan Allah dan terlindungi dari godaan-godaan.
3) Melaksanakan ibadah yang wajib dengan rajin dan juga memahami makna dari ibadah tersebut.
4) Jaga baik-baik waktu kita; waktu adalah bagian penting dari hidup kita; jika kita gunakan waktu kita sekarang dengan perbuatan dan tujuan yang baik maka kita bisa pastikan bahwa hidup kita fokus untuk berbuat baik.
5) Berpikirlah bahwa hidup ini sangat singkat dan sementara; jadi jangan isi hidup ini dengan perbuatan yang sia-sia; berbuatlah baik yang bisa menjadi bekal di akhirat kelak;
6) Berpikir bahwa tiap hari adalah kesempatan untuk mengembangkan tubuh, pikiran dan jiwa kita. Aturlah aktivitas-aktivitas berdasarkan kebutuhan untuk tubuh, pikiran dan jiwa.
7) Berkumpul dan bekerjasamalah satu sama lain dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik semampu kita; dan lakukan selalu perbuatan-perbuatan yang bermanfaat bagi orang lain yang nantinya perbuatan baik tersebut akan menjadi bekal bagi kita setelah kita tiada.

Aktivitas bagi muslimah yang belum Menikah
Seorang wanita lajang akan lebih mudah bergerak dan beraktifitas karena ia tak dibebani tugas-tugas kerumahtanggaan. Seorang wanita lajang akan bisa lebih banyak berbakti kepada masyarakat dengan modal waktu, peluang dan kemampuan yang ia miliki. 
Mengasuh anak-anak yatim, anak-anak jalanan, anak-anak tetangga yang kurang perhatian dan kurang pendidikan moral. Tugas itu diantaranya adalah ikut membenahi kerusakan sosial, kemiskinan, buruknya pendidikan dan aktifitas publik lainnya yang membutuhkan komitmen waktu, kemampuan dan kemandirian seorang wanita.

Wanita lajang yang mandiri, yang sanggup menafkahi diri sendiri dan orang lain. Yang memiliki perhatian dan kemauan lebih untuk all out terhadap aktifitas yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh para wanita yang sudah berumahtangga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar